
Kecamatan Gucialit turut memeriahkan pelaksanaan Lumajang Carnival dengan menampilkan kesenian tradisional Bantengan dari Desa Wonokerto. Keikutsertaan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata upaya pelestarian seni budaya lokal sekaligus memperkenalkan kekayaan kesenian tradisional Kabupaten Lumajang kepada masyarakat luas.
Penampilan kesenian Bantengan Desa Wonokerto berlangsung meriah dan mendapat antusiasme dari masyarakat yang menyaksikan jalannya carnival. Dengan gerakan yang energik, iringan musik tradisional, serta kostum khas Bantengan, para pelaku seni berhasil menghadirkan pertunjukan yang atraktif dan menghibur.
Keikutsertaan Kecamatan Gucialit dalam Lumajang Carnival juga menjadi momentum untuk menunjukkan potensi seni dan budaya yang dimiliki oleh masyarakat di wilayah Kecamatan Gucialit, khususnya Desa Wonokerto. Kesenian Bantengan yang telah berkembang di tengah masyarakat tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga merupakan bagian dari warisan budaya yang perlu terus dijaga dan dilestarikan.
Melalui kegiatan tersebut, Kecamatan Gucialit berharap kesenian tradisional dapat semakin dikenal oleh generasi muda dan tetap eksis di tengah perkembangan zaman. Selain itu, partisipasi dalam Lumajang Carnival diharapkan dapat memperkuat rasa bangga masyarakat terhadap budaya lokal serta mendorong kreativitas para pelaku seni di Kecamatan Gucialit.
Kecamatan Gucialit terus berkomitmen mendukung pelestarian dan pengembangan seni budaya lokal sebagai bagian dari kekayaan budaya Kabupaten Lumajang.